24/07/2014

Writing SuperCamp (WSC) adalah sebuah program di jurusan gue di mana nanti kita berada di sebuah desa dan kita akan melaksanakan penelitian mengenai desa tersebut (entah tentang bahasa, budaya, profesi, kuliner, tempat wisata, dan lain-lain). Acara ini sebenarnya udah dilaksanakan bulan Mei 2014 lalu. Bukannya lagi-lagi memposting sesuatu yang sudah basi, melainkan karena gue ga semangat aja untuk nulis tentang perjalanan gue ke sana. Because I weren't really having fun in there. Capeknya berasa banget, dan gak asik. Tapi setelah dipikir-pikir, walaupun gue gak having fun, itu tetap menjadi salah satu catatan perjalanan yang pernah gue hadapi.

WSC kali ini dilaksanakan di sebuah desa bernama desa Cikoneng, Anyer. Desa ini tergolong unik karena walaupun berada di provinsi Banten, bahasa yang mereka gunakan sehari-hari menggunakan bahasa Lampung. Tak ada informasi apapun mengenai desa ini di internet---mungkin bisa jadi baru gue yang menuliskan sedikit tentang desa ini. Tapi beberapa teman-teman yang mengikuti WSC tidak berniat untuk melaksanakan penelitian, melainkan untuk jalan-jalan karena kami diiming-imingi akan wisata ke salah satu pantai di Anyer. Oh betapa gue merindukan pantai. Panas terik, laut dan langit biru menyatu di ujung laut, pasir putih yang lembut menyelimuti kaki, suara deburan ombak yang merdu..........


Sesampainya di sana, kami di-drop di sebuah tanjung bernama Tanjung Tum. Turun dari bus dan melihat laut di ujung sana.. tanpa berpikir panjang gue langsung berjalan menuju suara ombak itu. Namun, gue tidak menemukan pasir. Namanya juga tanjung, ya kan? Adanya hanya laut dan karang tajam yang sedang ditabraki ombak. Tapi tak apa, setidaknya gue bisa menikmati suasana laut yang masih tergolong asri ini.

Pemandangan pabrik dari Tanjung Tum




Bagaimana kisah selanjutnya?

13/07/2014

Akhirnya gue ketemuan juga sama my besties ini. Setelah sekian lama, karena masing-masing dari kami harus menempuh UAS yang jadwalnya juga beda-beda (bahkan si Riska minggu ini masih UAS masya Allah!).

Dari yang judulnya "Buka Puasa Bersama" karena kita ga bisa ketemu di siang hari untuk makan-makan. Sampai akhirnya ganti judul menjadi "Nemenin Riska Buka Puasa" karena dia sendiri yang puasa. Gue lagi ga puasa, Novi ama Valni yang beragama Kristen, mereka tentunya tidak melaksanakan ibadah puasa, dong. Tapi walau ganti judul yang penting ketemu yaaaayyyy!!!


09/07/2014

Yaayyy finally, the election day! :D

SIP!

Ketika gue nonton Maleficent waktu itu sekitar tanggal 19 Juni di Gading, murid nyokap gue yang waktu itu ngikut gue ama nyokap nonton kepengen mampir ke Gramedia dulu. Mau liat-liat buku, katanya. Akhirnya gue jadi iseng deh liat-liat buku yang baru, kira-kira ada yang seru atau enggak. Gak ada terbesit hati untuk membeli buku baru. Tapi emang dasar, kalo yang namanya dari toko buku itu ga bisa pulang dalam keadaan tanpa plastik hasil belanja buku. Entah kenapa, kayaknya harus beli gitu.

Ke rak buku yang berisikan novel-novel semi-sastra, dan menemukan sebuah novel berjudul Seruak karya Vinca Callista. Di bawah judulnya tertulis genrenya, yaitu a psychothriller novel. Novel psychothriller terakhir kali yang gue baca itu judulnya Katarsis, yang membuat gue agak ketagihan baca novel beginian karena biasanya diselipkan misteri-misteri yang membuat gue ikut menebak-nebak akhir ceritanya yang biasanya unpredictable. Untuk novel Kartasis, akhirannya gak begitu mengejutkan karena gue udah curiga di tengah-tengah cerita, namun tetap berakhir sangat mengesankan bagi gue. Gue juga berencana untuk bikin skrip film gitu iseng-iseng, tapi gak kunjung gue kerjain karena novel lagi dipinjem temen huhuhuh.

Lanjut ke Seruak, gue pun tertarik untuk membelinya. Harganya cukup mahal, sih, karena novelnya tebel banget ada sekitar 434 halaman. Tapi gak apa-apa deh, butuh cerita yang ringan setelah sedikit pening akibat membaca buku sastra terus. Akhirnya gue beli, tapi gak langsung baca karena belum ada mood sampai akhirnya gue mulai membacanya sekitar 2 minggu lalu.

Sekarang gue kepingin cerita kesan gue terhadap buku ini. Mencoba ngereview sedikit karena yah gue kan masih awam hehehe.



07/07/2014

One day, gue baru dapet informasi bahwa Indonesia Open 2014 akan kembali dilaksanakan. Padahal waktu itu ada niatan untuk nonton badminton lagi tahun lalu setelah gue pertama kali nonton Indonesia Open tahun 2012 sama nyokap di bangku VIP hari pertama (harga tiketnya murah bingitz tjoooyyy!!). Tahun ini, nyokap nggak minat nonton dan gue juga ga tega bakal ngeliat dia desek-desekan ngantri di gate buat kelas 1 karena gue kepingin nonton pas final, di mana tiket VIP harganya mulai mahal.

Di grup Line, tau-tau si Disti ngajak anak-anak buat ketemuan sambil nonton Indonesia Open 2014 yang dilaksanakan dari tanggal 17-22 Juni 2014 di Istora Senayan. Disti kayak ngasih udara segar setelah gue terkurung di dalam ruangan tanpa jendela, azik. Gue langsung semangat mengiyakan untuk nonton Indonesia Open tahun ini. Tapi ternyata di antara 9 orang yang ada di dalem grup itu, cuman gue dan Disti yang minat nonton. Takut jayus, tapi karena tekad kami untuk nonton langsung akhirnya tetap memutuskan untuk nonton. Kendala mulai muncul akibat terlalu semangat nonton.

Pertama, kendala di hari-apa-kita-mau-nontonnya. Karena kalo di hari pertama itu gak seru, kadang pemainnya yang bertanding ga imbang. Akhirnya gue dan Disti memutuskan untuk menghindari hari pertama, kedua dan ketiga. Berhubung perbulutangkisan Indonesia lagi gak oke (tapi gue tetep dukung karena gue cinta badminton Indonesia), kami jadi ragu untuk mengambil di hari semifinal atau final. Karena takutnya, you know lah. Gue nggak tega untuk mengatakannya....hix.Akhirnya, untuk cari aman, gue dan Disti sepakat untuk memilih hari saat perempat final aja. Lalu berharap bisa ngeliat Hendra/Ahsan, si duo bulutangkis ganda putra terkeren, secara langsung.

Lalu, hambatan kembali muncul ketika gue sama Disti harus beli tiket secara online. Bisa OTS sih, harganya sama aja dengan harga presale, cuman takut keabisan dan males ngantri. Di websitenya di blibli.com, tidak ada metode pembayaran via bank yang sesuai dengan yang biasa gue lakukan ketika belanja online. Gue nggak ngerti sama metode pembayarannya, aneh-aneh. Tanya Disti, dia pun juga bingung gimana caranya. Gue ama Disti gabisa ketemuan karena dia berada di Bekasi dan gue di Jakarta. Hiks.....kita terpisah jarak..................

Kemudian angin segar itu kembali muncul ketika Disti minta bantuan ke temennya yang juga hendak nonton Indonesia Open 2014. Dia mau bantuin beliin tiketnya via online. Yaayyy yaaayyyyy makasih temennya Disti yang gue lupa namanya heheheh iluvyu! :*

Hari yang ditunggu akhirnya datang. Gue janjian ama Disti di halte TJ Dukuh Atas, seperti biasa gue terlambat dan kali ini gue terlambatnya keterlaluan akibat maced ced ced dan TJnya ga kunjung datang. Heemmmpppttt. Tapi tak apa, yang penting nyampe tujuan!


Click "read more" for more story! :D


02/07/2014

Jadi, ketika melihat seorang teman meng-update jejaring sosial Path, gue langsung pengen balas dendam karena teman gue ini nonton Maleficent ga ngajak-ngajak. Padahal gue kepengen banget nonton pilem ini namun gue tak kunjung punya temen nonton ditambah tugas UAS yang nggak selesai-selesai. Bersyukur punya nyokap yang juga hobi nonton film, karena tiba-tiba nyokap ngajak gue nonton film Disney ini di IMAX bersama salah seorang muridnya karena si murid sangat berjasa dalam membantu pekerjaannya di kelas.

Iya tau udah telat banget tapi gapapa deh gue gatel kepengen nulis tentang beginian. Semua akibat dari sedikitnya waktu untuk ngeblog dan buntunya imajinasi menulis gue karena udah diserap sama tugas-tugas kepenulisan hehehe.

Lanjut. Telah lama gue mendambakan untuk menonton film ini sejak nonton trailernya ketika gue nonton film......gue lupa judulnya apa. Pokoknya nontonnya ama nyokap juga hehe. Yang bikin gue tertarik adalah karena cerita dalam film Maleficent berasal dari cerita tentang Putri Tidur (atau lebih dikenal dengan Sleeping Beauty) dengan konsep di-orangin. Atau versi orangnya gitudeh. Kayaknya bakalan keren banget. Apalagi ada si cewek super angkuh-tapi-keren, Angelina Jolie sebagai penyihir jahat yang mengutuk si Aurora-----si Sleeping Beauty-----yang akan tertidur selama-lamanya ketika jarinya tertusuk jarum. Hummmm......


Muncullah daftar film yang sedang tayang di website 21 Cineplex, tapi belum muncul di IMAX. Kepengen banget nonton dan mulai nyari temen buat diajak nonton. Sedihnya gue ga kepikiran untuk ngajak Hadisti akibat dianya masih menempuh UAS. Lalu dua orang temen yang, yah, kebetulan sepasang kekasih udah nonton duluan. Yaudahlah biarin aja. Cewek jomblo kayak gue mah ga cengeng...........................ehm.............

Penasaran gimana sih cerita Maleficent? Lanjut baca yuk!

01/07/2014

Sudah lama gue kepingin ganti link, ganti ID dan sebagainya karena blog yang sebelumnya sudah terlalu berantakan. Hanya perihal sayang karena banyak kenangannya membuat gue bertahan pake blog itu. Tapi, apa boleh buat. Gue harus segera menggantinya.

Belum terlihat ada yang baru di sini. Mungkin jika diperhatikan, judul-judul telah diganti, beberapa postingan lama yang ga penting ga gue taro di sini, dan juga tentu saja, nama blog yang berubah menjadi Magellanictivity.

Apa itu Magellanictivity?

Sebelumnya gue bingung banget buat nyari nama link yang baru. Awalnya mau pake nama gue aja, tapi nama gue gak begitu enak dilihat buat dijadikan sebuah link. Makanya gue nyari yang lain. Gue sangat tertarik dengan berbagai bintang. Gue selalu suka ngeliat bintang di malam hari. Bintik-bintik putih kelap-kelip di langit yang hitam. Begitu nyaman untuk dipandangi berlama-lama. Akhirnya gue memutuskan untuk mencari nama-nama bintang.

Gue tertarik dengan nama Magellanic. Iya, sebenarnya namanya Magellanic. Tadinya mau pake Magellanict-----gue lupa apaan. Kemudian entah kenapa ya gue tambahin aja dengan kata "tivity" yang identik dengan kata "activity", karena blog ini isinya segala aktivitas gue. Dari pergi-pergi ke acara-acara, nonton film, baca novel, belanja, bikin video, posting outfit (yang udah lama banget ga gue posting lagi akibat kehilangan tripod huhuhu), dan lain-lain.

Gitu geys. Nanti rencananya mau ubah tampilan juga. Udah bosen sama tampilan yang ini. Ditunggu aja tanggal mainnya. Dadah!

Instagram

magellanictivity. Theme by STS.