17/03/2015
Oke! Post kali ini mengenai barang-barang belanjaan gue di bulan ini. Pertama kalinya belanja sebanyak ini dalam satu bulan T_T ini semua karena diskon yang merayu dan membuat hati ini luluh untuk membelinya.
Apa aja sih yang gue beli? Yok langsung aja gue jabarin hihihi
11/03/2015
Make Over merupakan merek kosmetik lokal yang kualitasnya udah internasional. Ga percaya? Gue bahkan awalnya ga percaya kalo merek satu ini merupakan merek lokal, soalnya setiap ngeliat outletnya di mal-mal kayaknya eksklusif gitu macem NYX atau MAC dsb. Ditambah display gambar yang jadi pajangan biasanya model-model bule gitudeh. Udah ngira harganya pasti mahal. Ternyata harganya affordable banget, cyiiin! Gue gak bilang murah, ya! Tapi affordable alias terjangkau gitu. Gak mahal dan gak murah. Apasih. Gitudeh. Pokoknya dengan kualitas yang gak kalah sama merek luar gue rasa ya wajar lah gitu harganya.
10/03/2015
Pertama kali tau Luxola.co.id itu dari blognya Diana Rikasari beberapa tahun lalu. Saat itu sih gue ga terlalu tertarik sama dunia rias-merias wajah. Ditambah waktu itu produknya dikit dan rata-rata harganya di atas IDR 200k-an. Yaudah gue cuekkin. Sampai pada akhirnya gue mulai suka dandan-dandan, gue suka mampir dah tuh ke Luxola, liat-liat aja. Dan tetep, harganya mahal-mahal.
Akhir-akhir ini pula gue senengggggg banget sama beauty tools dari Real Techniques karena banyak banget beauty blogger atau semacamnya pake brush merek Inggris ini.
Dan ketika di Sabtu sore yang cerah, hari yang harusnya gue habiskan untuk mengerjakan tugas proposal, tibatiba ada yang bisikkin gue untuk mampir ke Luxola.co.id. Ternyata, tanpa disangka, lagi ada sale! Dan kalian tau apa? Dua produk Real Techniques [starter set dan travel essentials] lagi diskon 40%! Yang tadinya harganya IDR 320k jadi IDR 192k!!! Gue shock setengah mampus.
Men, di online shop yang katanya frist hand from USA pun harganya masih di atas 250k-an. Gue pun galau. Gue harus beli. Tapi ga tau yang mana yang bener-bener kebutuhan gue.
Gue ngeliat yang starter set, emang sih ada 5 brush. Lumayan kan 190k untuk 5 brush. Tapi di situ brush untuk riasan mata semua. Which is gue belum jago amat untuk urusan riasan mata. Terus pas gue ngeliat yang travel essentials, isinya cuman 3 brush tapi useful semua. Setelah sekian lama gue memutuskan beli yang starter set aja. Pas gue klik beli, tau-tau BARANGNYA UDAH SOLD OUT!!! I was freaking out, like.. WTF?!? Udah panik setengah mampus gitu, dan cuma satu pilihan, akhirnya gue memutuskan untuk beli, tanpa nanya apakah abang gue ada saldo apa nggak di ATMnya.
DAN ternyata abang gue ga ada saldo MAMPUS. Gue muter otak, gue tanya Mia, ternyata doi punya rekening BNI, akhirnya dia bersedia untuk transferin tapi bisanya besok pagi. Yaudadeh gue bisa sedikit tenang untuk tidur malam itu..
Besoknya, pas Mia mau transferin, dia bilang dia lupa kode rekening bank Mandiri itu apaan. Dia bilangnya pas udah di rumah. Gue sercing-sercing akhirnya gue nemu kode bank Mandiri, lalu Mia berkata, "Yaudadeh Put nanti dah gue ke ATM lagi". Gak lama, abang gue ngirimin screenshot tanda bukti kalo dia UDAH TRANSFER mampus deh gue jangan-jangan si Mia udah otw ke ATM atau bahkan udah transferin.
02/03/2015
Di jaman modern begini, gue sebenarnya jadi susah untuk percaya sama orang lain. Bahkan untuk membantu orang yang membutuhkan pun, sekarang harus hati-hati. Banyak kasus-kasus di berita yang berawal dari niat baik seseorang untuk membantu orang lain, eh ternyata orang yang dibantu itu malah melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan, yang merugikan si penolong. Kenapa, sih, sekarang orang jahat pun mengubah imejnya menjadi terlihat lebih innocent?
Tapi bukan hal begitu yang mau gue omongin saat ini. Gue mau cerita tentang pengalaman gue yang sesungguhnya jadi pertanyaan gue selama ini.
Waktu bulan November gue sama abang gue lagi makan di Okirobox MKG 3 sambil nunggu filem di bioskop mulai. Tau-tau ada orang yang ngehampirin gue ama abang gue ini, menanyakan "Do you speaking english?" ke gue. Gue agak kaget sih ya soalnya gapernah diajak ngobrol sama orang asing. Perawakannya sih kayak orang Indonesia, tapi dia ngakunya dari Filipina gitu, katanya dia ikut student exchange dan sekarang kuliah di UI. Dia bilang dia ikutan semacam komunitas pecinta anak (gue lupa namanya apa), dan dia lagi nyari dana gitu. Dananya dia cari dari jualan cookies buatan anak-anak yang mereka didik. Harganya ga mahal, sih. Pokoknya udah ngobrol banyak pake bahasa Inggris dan setengah-setengah bahasa Indonesia, akhirnya abang gue memutuskan untuk membeli karena itung-itung bantuin.
Terus beberapa hari kemudian gue ngeliat seseorang menawarkan hal yang sama, dengan manusia yang berbeda dari yang pernah ketemu ama gue di MKG waktu itu, berbicara bahasa Inggris, ke seseorang yang duduknya gak jauh dari tempat gue duduk di kampus gue. Orang yang ditawarin ngobrol-ngobrol terus akhirnya beli cookiesnya. Yaudahlah gue bodo amat tuh pas itu.
Kemudian barusan tadi ada orang yang ngakunya dari Filipina juga melakukan prosedur yang sama ke gue. Gue nanya, "Where is this community?", dan dia menjawab di Tanjung Priuk. Kemudian gue bilang, "I've seen someone like you before in the mall, and he selling cookies too and maybe from the same community. Are you all everywhere? I mean.. he said that this community is from UI but you just said that this community from Tanjung Priuk. Is it different or something?". Kemudian dia terlihat kebingungan untuk menjawab dan karena gue sambil denger lagu pake headset jadinya gue ga begitu nangkep dia bilang apa, pokoknya ga jelas deh. Yang gue tangkep dia bilang komunitasnya beda gitu. Kebetulan gue ga bawa uang banyak, jadi gue gabisa beli. Harganya ga mahal sih tapi gue penasaran sebenarnya mereka ini siapa sih? Kok sering banget? Kok selalu dari Filipina? Why there is no local people who sell it to everyone?
Kemudian dia basabasi ke gue dan flirty-flirty gak jelas dan dia pergi.
Gue cuman kepengen tahu, apakah ada di antara kalian yang mengalami hal yang sama? Pada curiga gak sih? Atau ada yang tau kebenaran dari komunitas ini? Kalo emang beneran ada, coba dong kasih tau websitenya atau apa gitu yang bikin gue percaya. Gue gaenak sebenarnya ngomong kayak gitu ke dia, tapi gue orangnya suka ga tahan kalo penasaran gitu, apalagi curiga hahahha.
Kalo ada yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan gue, tolong jawab di comment, ya! Serius deh gue pengen tau. Makasiiih :D