29/04/2023
Beberapa hari lalu, BMKG memberi himbauan untuk menggunakan sunscreen karena indeks UV yang sangat tinggi belakangan ini. Emang sih, sebagai orang yang rumahnya nggak pakai AC, berasa banget panasnya. Gara-gara itu, gue jadi nyetok sunscreen banyak banget, dan tergiur untuk coba berbagai sunscreen yang ada hahaha. Karena sekarang gue jadi lebih disiplin pakai sunscreen dari sebelumnya. Salah satu perubahan rutinitas gue adalah dengan mengharuskan diri ini pakai sunscreen dari gue bangun pagi WKWK.
Nah, dari semua sunscreen yang ada di pasaran, koleksi sunscreen Anessa-lah yang paling bikin gue penasaran. Dilihat dari review yang beredar, sepertinya nggak ada yang komplain soal produk-produk mereka, terutama yang Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk SPF 50+ PA++++. Akhirnyaaa dapat kesempatan untuk mencoba salah satu produk best seller-nya Anessa, dan ternyata mereka baru launch produk hasil kolaborasi bersama Doraemon! Mereka membuat desain kemasan spesial untuk produk ini dengan dua varian packaging, yaitu Doraemon dan Dorami. Gue punya yang Doraemon, nih, SUPER GEMASS!!
Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk SPF 50+ PA++++
(Doraemon Limited Edition Packaging)
deskripsi:
Sunscreen No. 1 di Jepang selama 21 tahun berturut-turut dengan SPF50+ dan PA++++ (broad spectrum) untuk melindungi kulit dari sinar UV serta polusi yang tahan panas, kelembapan, air, dan keringat. Mencegah penuaan dini dengan formula skincare dan dilengkapi dengan inovasi SUNstainable yang ramah lingkungan. Memberikan hasil akhir yang velvet matte pada kulit.
komposisi:
Dimethicone, Water (Aqua), Zinc Oxide (10.35%), Alcohol, Talc, Diisopropyl Sebacate, Isododecane, Octocrylene, Ethylhexyl Salicylate, C12-15 Alkyl Benzoate, PEG/PPG-92 Dimethyl Ether, Zea Mays Starch, Silica, Isopropyl Myristate, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Titanium Dioxide, PEG-9 Polydimethylsiloxyethyl, Dimethicone, Dextrin Palmitate, Glycerin, Homosalate, Ethylhexyl Triazone, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Polysilicone-15, PEG-10 Dimethicone, Isostearic Acid, Triethoxycaprylylsilane, Disteardimonium Hectorite, Aluminium Hydroxide, Stearic Acid, Sodium Chloride, Trisodium EDTA, PEG-6, Fragrance, Tocopherol, BHT, Butylene Glycol, PEG/PPG-14/7 Dimethyl Ether, Sodium Metabisulfite, Saccharide Isomerate, Dipotassium Glycyrrhizate, Camellia Sinensis Leaf Extract, Potentilla Erecta Root Extract, Citric Acid, Sodium Acetylated Hyaluronate, Sodium Citrate, Synthetic Fluorphlogopite, Triethoxysilylpropyl Polydimethylsiloxyethyl, Dimethicone, Soluble Collagen, Phenoxyethanol.
cara pakai:
- Kocok dahulu sebelum digunakan
- Oleskan secara merata pada wajah dan leher anda sebagai langkah akhir rutinitas perawatan kulit sebelum terkena sinar matahari. Oleskan langsung ke tubuh dalam garis lurus, lalu oleskan secara merata dalam gerakan melingkar besar menggunakan telapak tangan
- Mengurangi jumlah pemakaian akan menurunkan tingkat perlindungan tabir surya secara signifikan
- Oleskan kembali untuk mempertahankan perlindungan, terutama setelah berkeringat, berenang, dan mengeringkan badan dengan handuk
- Bersihkan secara menyeluruh dengan daily cleanser
harga & tempat beli:
Rp494.000 di berbagai e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia serta berbagai drugstore seperti Watsons.
KEMASAN
Jujur nggak kuat banget ngeliat desain kemasannya aAaaAA!!! Bentuknya sih sama aja seperti kemasan yang biasa. Terbuat dari plastik dengan bentuk botol yang pipih dan terisi produk sebanyak 60ml, dan bentuk tutup yang agak miring gitu. Tutupnya ini bentuknya ulir biasa dan model botolnya tube kecil, jadi memudahkan pengguna ketika mau apply sebanyak dua jari.
TAPIII YANG BIKIN GEMES ADALAAHH GAMBARNYA DORAEMON HWAAAAA! Didominasi warna biru dan wajah Doraemon yang juga mendominasi bagian depan botolnya. Asli, gemes bangett. Bahkan yang varian Dorami juga terlalu gemasss hwaaaaa ðŸ˜. Desain kemasan ini merupakan hasil kolaborasi Anessa dengan Doraemon. Mengusung tema “Shine Infinitely”, mereka ingin membawa pesan bahwa "a future where both people and the earth will continue to shine under the sun". Love that!
Di botolnya ini memiliki deskripsi produk serta cara pakai, hanya saja dalam bahasa Jepang hehehe. Tapi tenang, kalian bisa cek di website resmi Anessa untuk mengetahui detail produknya, ya. Di sana dijelasin lengkap dari cara pakai sampai komposisi.
Nggak disertai dengan kotak, melainkan bungkusan gitu seperti produk-produk Anessa lainnya. Maaf ya nggak kefoto hikss, padahal gemes juga gambarnya Doraemon hahah. Di bungkusannya ini kalian bisa nemuin berbagai informasi seputar produknya, hanya saja lagi-lagi dalam bahasa Jepang. Namun ada stiker kecil yang isinya penjelasan cara pakai serta komposisinya. Jadi tenang saja buat kalian yang mau beli secara offline, kalian bisa tetap mendapatkan informasi yang dibutuhkan melalui bungkusannya ini. Tapi again, kalau mau lebih lengkap dan dalam bahasa Indonesia, cek website resminya saja, yaa.
Nggak ada komplain sih soal kemasannya, karena botolnya kokoh dan nggak ada kejadian bocor sama sekali walau isi produknya cair banget.
FORMULA
Jujur banget gue baru pertama kali nyobain sunscreen yang teksturnya secair ini, sampai gue agak kesulitan untuk mengukur pemakaian dua jari dalam sekali pakai. Jadi biasanya langsung gue apply aja ke wajah, hanya menggunakan feeling kalau banyaknya produk sudah cukup sesuai dengan yang disarankan yaitu 2mg. Karena dia cair banget, rasanya ringaan banget di kulit. Dibaurinnya juga gampang, tapi butuh waktu beberapa menit untuk menyerap ke kulit dengan sempurna (seperti sunscreen pada umumnya wkwk). Ketika sudah menyerap ke kulit, dengan dewy finish yang bikin kulit terlihat glowing dan sehat. Bukan dewy yang basah dan becek gitu, kok, masih mild banget glow-nya di kulit gue.
Mengandung 50% skincare ingredients dengan anti-wrinkle formula. Beberapa kandungan utamanya ada Kyoto Uji Green Tea (antioksidan), Yellow Flower Extract Complex (mencegah terjadinya vasodilatasi penyebab penuaan dini), Super Hyaluronic Acid (melembapkan kulit), Edelweiss Extract (melindungi kulit dari efek sinar UV seperti penuaan dini dan kanker kulit), dan Collagen (meningkatkan kekenyalan kulit).
Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk ini merupakan hybrid sunscreen, yaitu perpaduan physical dan chemical sunscreen (Zinc Oxide, Titanium Dioxide, dan Octocrylene). Kelebihan dari hybrid sunscreen adalah, kita bisa dapetin dua kelebihan dari physical dan chemical sunscreen dalam satu produk. Jadi secara tekstur seperti chemical sunscreen yang ringan, dan dapat menangkal sinar matahari seperti cara kerja physical sunscreen/sunblock. Sudah lama sekali gue nggak pakai hybrid sunscreen, karena jujurr susah banget nemu yang nyaman di kulit. Hybrid sunscreen tuh recommended banget untuk kulit sensitif, terutama pada kondisi kulit acne-prone seperti diriku inih. Dulu sempat coba merek lain tapi pilling banget huhu sedihh. Tapi kalau Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk ini nggak pilling sama sekali, jadi cocok dipakai sebelum pakai makeup. Dia juga water-resistant, sweat, and sebum resistant, jadi bakalan cocok banget dipakai untuk berbagai aktivitas seperti olahraga bahkan berenang. Karena nggak akan luntur! Soal ini, nanti gue jelasin pengalaman gue di bawah, ya, hihi.
ULASAN
Sunscreen yang biasa gue pakai tuh jenisnya chemical sunscreen, karena lebih nyaman dipakai dan minim white cast. Hanya saja, sepengalaman gue menggunakan chemical sunscreen, biasanya bikin kulit jadi kusam setelah beberapa jam pemakaian. Cukup tricky juga untuk dapetin produk yang cocok di kulit gue yang sensitif, karena mostly bikin kulit gue makin jerawatan serta makin berminyak. Nahh setelah sekian lama, akhirnya gue coba hybrid sunscreen lagi dari Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk ini. Sudah beberapa minggu gue pakai, akhirnya gue tahu kenapa orang-orang suka banget sama sunscreen ini.
Tentunya dia ada efek white cast, ya. Di foto memang kelihatan jadi putih banget karena.. yah namanya juga white cast hahahah. Tapi di real life nggak seputih itu, kok. Apalagi setelah meresap sempurna, hanya ada efek tone up sedikit dan nggak bikin kulit jadi abu-abu. Gue nggak masalah banget sama efek white cast ini, karena entah mengapa kulit gue rasanya benar-benar terlindungi dari sinar matahari. Kayak ke-shield banget gitu kulitnya hahah.
Selain itu dia TAHAN LAMA BANGET. Ya monmaap memang seharusnya gue reapply sunscreen setelah beberapa jam pemakaian. Tapi karena gue lebih sering beraktivitas di rumah, jadi gue jarang reapply sunscreen hehehe. Tapii dia tuh kayak tahan air gitu, loh. Biasanya kalau gue wudhu, muka berminyak dan keringetan, sunscreen gue luntur banget. Jadi ada bulir warna putih gitu di wajah gue. Hal tersebut nggak terjadi pada Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk ini. Kulit gue seperti ada lapisan baru gitu ketika disentuh, makanya emang cocok banget dipakai untuk berbagai kegiatan outdoor.
Tapi harus tetap reapply sunscreen setelah beberapa jam pemakaian, yaa, terutama yang intens banget kena sinar matahari.
Hal lain yang gue suka adalah, dia aman banget dipakai di bawah makeup! Oke oke gue ada cerita dikit soal ini hehe.
Jadi ceritanya, gue merasa belakangan ini makeup gue mudah sekali luntur, bahkan ketika gue nggak ngapa-ngapain. Keringetan dikit luntur, oily dikit makeup langsung blotchy, pokoknya annoying banget. Sudah pakai setting spray dan primer pun nggak ngaruh. Mungkin karena cuaca yang semakin panas juga, ya, kulit gue jadi kesulitan bersahabat sama makeup hahaha.
Nah, selama cobain Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk ini, gue nggak mengalami itu semua bahkan sunscreen ini cocok untuk kulit berminyak seperti wajah gue. Well, pastinya akan luntur di area yang oily banget, ya, seperti pada area hidung dan dagu. Tapi di area lain bener-bener aman banget, nggak creasing, nggak luntur, pokoknya cakep, deh! Padahal gue nggak pakai primer lagi. Agak kaget sih, padahal judulnya “milk”, kirain bakal sumuk banget di kulit oily gue. Ternyata nggak, dong. Walau demikian, produk ini juga memberikan kelembapan di kulit gue. Jadi kadang-kadang gue nggak perlu pakai pelembab lagi, langsung aja pakai sunscreen ini udah cukup banget ngelembapinnya.
So far, kulit gue nggak rewel selama pakai sunscreen ini. Nggak ada breakout, dan nggak komedoan juga. Tapi memang bersihinnya harus lebih ekstra, ya, karena dia tahan banting banget hahah. Double cleansing nggak boleh di-skip!
SIMPULAN
Menurut gue dengan harga segitu sih wajar banget, ya. Gue nggak pernah mengalami hal-hal seperti yang gue sebutkan di atas ketika pakai sunscreen yang pernah gue coba. Kalau kalian ada budget-nya, menurut gue worth it banget untuk dicoba. Apalagi kalau kalian suka beraktivitas di luar ruangan dan suka pakai makeup hihi. Super recommended!
03/04/2023
Setelah sebelumnya ada Rose All Day Lip Mousse yang memiliki 3 koleksi warna, sekarang mereka ngerilis produk yang sama dengan nama Rose All Day Lip Mousse Records. Nggak hanya namanya yang baru, tapi juga kemasan, formulasi, dan koleksi warna. Di postingan ini tentunya akan gue swatch semua koleksi warnanya dan ngebahas dikit perbandingan formula yang lama dan yang baru. Apa yang berbeda?
baca juga: Review Rose All Day Lip Mousse
ROSE ALL DAY LIP MOUSSE RECORDS
deskripsi:
Introducing our newly launched cult-classic product, Lip Mousse Records. A comfortable crack-free velvet lip mousse with 7 hyper-pigmented shades, that delivers a lightweight yet high coverage & transfer-proof finish, with a blurring effect to the lips. With 4X CRACK-FREE LIP CARE ingredients-Vitamin E, Argan Oil, Raspberry Seed Oil, Kakadu Plum Extract-you are guaranteed to achieve that blurry crack-free perfect lips, all day long.
komposisi:
Cyclopentasiloxane, Isododecane, Talc, Aluminum Starch, Octenyisuccinate, Microcrystalline Wax, Disostearyl Malate, Polyglyceryl-2 Triisostearate, Trimethylsiloxysilicate, Cyclomethicone, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Cyclohexasiloxane, Disteardimonium Hectorite, Pentaerythrityl, Tetraisostearate, Polyglyceryl-2 Diisostearate, Propylene Carbonate, Fragrance(Parfum), Sodium Dehydroacetate, Argania Spinosa Kernel Oil, Tocopheryl Acetate, Raspberry Seed Oil/Tocopheryl Succinate Aminopropanediol Esters, Butylene Glycol, Alcohol Denat, Terminalia Ferdinandiana Fruit Extract. May Contain: CI 77891, CI 77491, CI 77492, CI 77499, CI 15850:1, CI 15850, CI 17200, CI 42090, CI 15985, CI 45410
harga & tempat beli:
Rp99.000 di berbagai e-commerce dan situs resmi Rose All Day.
KEMASAN
Kali ini mereka temanya musik gitu, jadi dimulai dari kemasan kotak sampai nama shades-nya pun temanya musik. Ya sesuai sama nama produknya, ya, Lip Mousse Records. I really love the idea! Unik bangett, yang begini nih yang bikin gue excited sama suatu produk beauty: tema/konsep produk yang menarik.
Kotaknya berwarna sesuai dengan isi warna lip mousse-nya, dengan nama shade yang tertera pada bagian depan kotak dan didesain seperti tampilan gambar ketika sedang memutar musik di aplikasi digital. Di kotaknya ini ada keterangan deskripsi produk serta komposisi produk. Oh iya, senengnya lagi, sekarang Rose All Day sudah tersertifikasi cruelty-free dan vegan oleh PETA. Buat teman-teman muslim juga nggak perlu khawatir karena Rose All Day juga sudah halal MUI.
Nah, ini nih, yang bikin gue jerit-jerit setiap liat botol Rose All Day Lip Mousse Records di media sosial. Karena LUCUUU BANGETT GAK SIH GEESS AAAAAA!!! Botolnya transparan dengan sentuhan dof dan berbentuk tabung silinder, dengan isi produk sebanyak 2.7gr. I know it's so basic BUT, THE CAP!!! THE CAAPPP OMG IT'S TOO CUTEEE!! Selalu deh ada twist di kemasan produknya Rose All Day. Tutupnya berbentuk quatrefoil berwarna baby pink dengan logo Rose All Day di atasnya. Buat gue ini GEMEZ BGT, gue belum pernah melihat kemasan seperti ini sebelumnya huhu maaf ya kalau gue norak wkwkkw. Gak heran kan fotonya ada banyak, karena kemasannya emang photogenic dan memancing gue untuk eksplor shot sana dan sini hahaha.
Tipe aplikatornya reservoir, bentuk seperti ini memang bagus untuk pick up product lebih banyak dibanding doe foot biasa. Lagi ngetren juga ya kayaknya di berbagai produk perona bibir. Tapi emang secara fungsi dia bagus banget sih, gue nggak perlu bolak-balik ngambil produknya untuk pengaplikasian ke seluruh bibir gue. Kecuali kalau gue mau nge-layer warna, ya, hehe.
WARNA
Kalau dulu hanya ada 3 warna, sekarang Rose All Day Lip Mousse Records ada 7 warna. Sebagai brand yang mengusung tagline your "no makeup" makeup kit, tentunya nggak ada warna bold yang too much seperti warna merah atau ungu, yaa, wkwkwk. Apakah sebagai pecinta bold lips aku kecewa? Anehnya, nggak sama sekali hahaha. Mungkin karena udah maklum dan ngerti juga sama branding mereka dari dulu. Jadi nggak pernah ekspektasi mereka tiba-tiba ngeluarin warna lipstik aneh-aneh. Pasti warna yang aman untuk digunakan sehari-hari.
Tapi yang bikin gue seneng sama koleksi warnanya adalah, mereka nyediain warna nudes yang bisa masuk ke berbagai warna kulit. Walau warna kulit gue medium, agak sulit buat gue nemu nude shades yang cocok di kulit gue tanpa bikin wajah kelihatan pucat. Tapi di koleksi Rose All Day Lip Mousse Records ini hampir semua warna nggak bikin kulit gue terlihat pucat. Bahkan sebenarnya warna yang menurut gue bikin kulit pucat ini tuh masih bisa terpakai kalau gue lagi pakai super bold eye look, atau sebagai base ombre.
Nah, balik lagi ke koleksi warna. Seperti yang sudah gue sebutkan sebelumnya, dia ada 7 warna:
- Pop All Day (soft mauve nude)
- Rose Mix (warm blushed pink nude)
- Midnight Melody (rich berry pink)
- Groovy Theory (soft brick chestnut)
- Soul Rhythym (soft mid-tone brown nude)
- Sunset Tunes (soft brown pink nude)
- 90's Love Songs (deep berry plum)
Tentunya, warna pertama yang mencuri perhatian gue ya si 90's Love Songs. Seneng aja Rose All Day nyelipin satu warna bold yang sebetulnya pun masih subtle banget. Bisa dipakai di berbagai occasion tanpa ngasih kesan berlebihan. Tapi tanpa disangka pun gue juga jadi naksir warna nudes-nya seperti Groovy Theory dan Sunset Tunes yang cakep banget di kulit gue. Nggak bikin wajah terlihat kusam ataupun pucat. Shade Pop All Day juga masuk ke warna my lips but better gue dengan tone yang passss banget. Bahagia banget lah bisa cocok sama warna nudes-nya juga.
Katanya sih 3 warna Rose All Day Lip Mousse versi lama tersedia juga di koleksi yang baru, tapi gue hanya bisa bandingin shade Nina yang kebetulan gue punya juga. Kalau dilihat perbandingan warnanya di bawah, bisa kelihatan yah kalau warnanya beda banget. Pada shade Rose Mix dia pink-nya lebih muted, dan pada shade Midnight Melody warna berry-nya lebih rich. Tapi sejujurnya, gue lebih suka warna di vesi yang baru karena lebih masuk ke warna kulit gue.
FORMULA
Produk ini memiliki kandungan utama berupa Argan Oil, Kakadu Plum Extract, Vitamin E, dan Raspberry Seed Oil yang dapat melembabkan bibir sehingga bibir nggak akan terlihat cracking dengan blurring effect yang cakep banget. Teksturnya moussey, nggak patchy, mudah dibaurkan, velvet matte finish, dengan aroma kue vanila yang enaakk banget. Kalau urusan pigmentasi, semuanya pigmented kecuali untuk shade Soul Rhythym yang harus di-layer sebanyak dua kali untuk area bibir gue yang gelap. Sisanya satu layer bisa rata warnanya, tapi kalau mau bener-bener opaque harus di-layer dikit aja sih.
Tulisan bagian formula ini tuh sebenarnya gue tulis ulang, karena selama ini gue kalau pakai lipstik apapun pasti rada tebal karena pengen warnanya bener-bener rata di seluruh bibir gue. Jadi gue sebelumnya nyoba Rose All Day Lip Mousse Records ini sebanyak dua layer semua. Yang terjadi di bibir gue yang super kering ini adalah, dia nggak terasa ringan alias berasa banget pakai lip cream-nya. Terus dia kayak mempertegas garis-garis bibir gue. Ditambah dia tipe formulanya transferproof jadinya bibir gue rasanya kering banget. Saat itu nggak kecewa juga sih, karena tingkat keringnya masih bisa gue toleransi.
Lalu gue mencoba menggunakan produk ini satu layer aja, alias sekali ambil produk dari aplikatornya, jadi nggak dip in product ampe dua kali. Terus langsung dibaurin aja gitu dengan mengatupkan bibir. Hasilnya? Sesuai banget sama klaim. Soft blurring effect, lembap, ringan, dan nggak cracking. Hanya saja karena bibir gue bagian atasnya agak gelap, gue merasa perlu pakai dua layer. Nah kalau pakai dua layer, paragraf sebelumnya yang akan terjadi. Yaa satu layer aja sebetulnya udah cakep sihh hasilnya wkwkkw cuman guenya aja yang kepengen warnanya bisa full opaque gitu di bibir.
Kalau dibandingkan dengan formula Lip Mousse yang lama, yang jelas pada Rose All Day Lip Mousse Records pigmentasinya emang juara banget. Karena untuk warna nudes-nya bisa nutup warna bibir gue dengan baik. Lalu pada blurring effect-nya, di versi lama nggak ada. Tapi to be honest, gue lebih suka formula yang lama hehe. Karena walau dia nggak transferproof dan pigmentasinya kurang, dia nggak bikin bibir gue kering walau di-layer berkali-kali. Ini gara-gara tipe bibir gue yang kering aja ya, guys. Kalau kalian nggak pernah masalah sama lip matte apapun, gue rasa sih kalian akan suka banget sama formula barunya.
SIMPULAN
Secara keseluruhan mah gue suka banget, lah. Walau dari segi formula gue prefer yang nggak transferproof, gue sangat apresiasi tim Rose All Day yang udah effort banget develop Lip Mousse Records dengan segala konsep, pemilihan warna, sampai kemasannya yang beda dari yang pernah gue temukan di pasaran. Lagipula, gue masih sangat bisa menoleransi tingkat keringnya, kok. Pada aspek lainnya, produk ini worth the hype banget. Mana harganya terjangkau banget. Isi produknya juga pas lah, gue lebih suka yang mini begini karena lebih mudah dibawa-bawa dan jadi cepat habisnya hehe (problema beauty content creator ges hikss).