21/02/2022
Seneng banget akhirnya bisa nyobain Rose All Day Don't Forget Sunscreen! Setelah banyak banget yang nge-rave soal produk ini tentu bikin gue penasaran. Apa yang bikin orang-orang suka dengan produk ini? Sebenarnya produk ini pun sudah dirilis dari lama, tapi baru dapat kesempatan mencoba awal tahun 2022 ini. Setelah mencoba, gue jadi yakin untuk repurchase sunscreen ini untuk menjadi tabir surya andalan gue.
ROSE ALL DAY DON'T FORGET SUNSCREEN SPF 50 PA+++
deskripsi:
Don't Forget Sunscreen SPF 50 PA ++++* is hydrating daily sun protection with hydrating and soothing properties. It’s also non-greasy on the skin so it keeps shine at bay. With the compact size and handy egg-shaped bottle, Don’t Forget Sunscreen SPF 50 PA ++++ is travel-friendly so you can protect your skin from the harmful effects of sun exposure anytime and anywhere. It’s non-comedogenic and dermatologically tested.
cara pakai:
Squeeze tube to dispense product on palm and apply evenly all over face and neck. Use 30 minutes before outdoor activity and reapply every 2 hours.
ingredients:
Aqua, Glycerin, Dibutyl Adipate, Butyloctyl Salicylate, Alcohol, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Ethylhexyl Triazone, Pentylene Glycol, Butylene Glycol, Isoamyl p-Methoxycinnamate, Polysilicone-15, Inulin Lauryl Carbamate, Chrysanthemum Parthenium (Feverfew) Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Extract, Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tromethamine, Isohexadecane, Glyceryl Caprylate, Caprylyl Glycol, Polysorbate 80, Sorbitan Oleate, Sodium Ascorbyl Phosphate, Allantoin, 1,2-Hexanediol, Pyrus Malus (Apple) Fruit Extract, Resveratrol
harga:
IDR 190.000 di website resmi Rose All Day dan berbagai e-commerce.
KEMASAN
Jadiii kebetulan Rose All Day Don't Forget Sunscreen yang gue punya merupakan hasil kolaborasi mereka bersama Liunic, ilustrator Indonesia yang udah terkenal banget dengan karya seninya yang unik. Nah kotak yang gue dapatkan ini didesain oleh Liunic, makanya jadi unik dan cantik banget! Warna-warni, dengan berbagai ilustrasi serta doodle pada body kotaknya. Selain itu juga ada berbagai quotes di beberapa bagian kotaknya. Sungguh, super gemas! Kayaknya akan menjadi satu-satunya kotak skincare yang bakal gue simpan karena terlalu indah untuk dibuang :(
Selain kotaknya yang super cute, desain kemasan botolnya nggak kalah gemas! Kayaknya kemasan sunscreen paling unik yang ada di pasaran gak, sih? Bentuk botolnya oval seperti telur berwarna putih terbuat dari plastik kokoh dengan aksen warna hitam dan baby pink. Dulu sempat ada yang bilang kemasannya mirip banget sama Chanel La Creme Main Hand Cream. Ehm emang sama banget, sih. Tapi sepertinya sekarang ini kalau urusan kemasan, emang udah agak susah untuk menghindari kemiripan dengan produk dari brand lain, gak, sih? Karena pada dasarnya ketika brand mau bikin kemasan emang tinggal pilih aja kemasan yang tersedia di pabrik. Tinggal warna, desain, dan materialnya aja yang diubah. Kalau mau bener-bener bikin desain kemasannya dari nol, gue yakin harga produknya bakalan mahal banget seperti produk-produk high-end brand. Lagipula produknya beda kok, jadi susah juga kalau dibilang plagiat. Desain kemasannya juga nggak ada hak paten, jadi ya sah-sah aja kalau brand mau pakai desain kemasan tertentu. Ini menurut pendapat gue yah, karena sering banget baca-baca cerita brand owner soal pembuatan kemasan produk. So, I'm not gonna complaining at all sama kemiripan kemasannya dengan produk dari brand lain, selama nggak mengganggu pengalaman selama memakai produk dan isi produknya tetap terjaga dengan baik.
Oke balik lagi ke kemasan botol sunscreen yang cute banget ini, yaa. Tutupnya model ulir biasa, dan di bagian body-nya agak empuk gitu jadi mudah untuk dipencet sehingga produknya mudah untuk dikeluarkan. Kemasan bulat ini dapat menampung isi produk sebanyak 50gr. Ukuran segini terbilang banyak untuk produk sunscreen yang biasanya isinya hanya 30gr. Bagian depannya terdapat nama produk dan di belakangnya ada penjelasan cara pemakaian produk. Overall nggak ada masalah sama sekali sama kemasan botolnya. Terlebih aesthetic banget jadi gampang difotonya hihi super suka!
FORMULA
Teksturnya terbilang thick untuk ukuran chemical sunscreen, namun mudah sekali dibaurkan layaknya produk bertekstur lotion. Berwarna putih tanpa ada wewangian sama sekali. Di kulit sih emang terasa banget kalau lagi pakai sunscreen, tapi nggak bikin efek gerah di wajah. Nggak meninggalkan whitecast dan pilling sama sekali. Benar-benar nyaman banget gue sukak!
Sunscreen ini memiliki beberapa key ingredients di antaranya ada Glycerin (menghidrasi dan melembapkan kulit), Feverfew Extract & Matricaria (Chamomile) Extract (menenangkan kulit), Vitamin C (menetralkan kulit dari radikal bebas, mencerahkan kulit), Allantoin (menenangkan kulit yang iritasi), Appe Extract (antioksidan yang dapat membuat kulit tampak lebih sehat), dan Resveratol (melindungi lapisan luar kulit). Agak kaget ternyata produk ini mengandung alkohol, padahal selama gue pakai produk ini nggak terasa ada alkoholnya sama sekali. Mungkin karena kandungan lainnya fokus pada menghidrasi dan melembapkan kulit, dan kandungan alkohol memang biasanya digunakan supaya tekstur produknya jadi mudah menempel pada kulit.
ULASAN
Satu hal yang pasti, gue seneng banget sunscreen ini nggak ada kandungan pewangi. Yah emang semua skincare Rose All Day di gue selalu cocok sih karena sepertinya mereka menghindari kandungan-kandungan yang dapat mengiritasi kulit sensitif. Selain itu Rose All Day Don't Forget Sunscreen ini juga terbilang cepat sekali meresap ke kulit, dan memberikan efek kulit terlihat sehat dan glowing tanpa meninggalkan white cast.
Satu kekurangan yang sedikit mengganggu hanya satu, yaitu bikin mata gue perih. Apalagi gue orangnya gampang berkeringat, jadi ketika keringatnya kena mata, perihnya bukan main wkwk. Bahkan ketika gue nggak berkeringat, karena gue pakai sunscreen sampai ke mata, jadinya mata gue ikutan perih. Walau demikian, makin ke sini sepertinya mata gue sudah mulai terbiasa, jadi jarang terasa perih gitu.
Yang bikin gue suka juga, ketika produk ini ditimpa dengan makeup, complexion gue jadi terlihat bagus layaknya habis pakai primer. Ketika harus re-apply pun kulit gue nggak terasa demek, masih nyaman aja dipakainya.
Lalu bagaimana kinerja sunscreen ini di kulit berminyak? Well, gue bisa bilang kalau sunscreen ini bikin kulit gue makin berminyak setelah beberapa jam, terutama ketika mau re-apply. Makanya gue selalu bilas wajah gue pakai air sebelum re-apply supaya sunscreen-nya lebih nempel. Bisa diatasi juga dengan memakai bedak setelahnya. Gue sendiri sebenarnya nggak bermasalah kalau kulit gue kelihatan berminyak karena bisa di-blot pakai tisu atau blotting paper. Yah lagian resiko juga kalau pakai chemical sunscreen, hal ini sudah pasti akan terjadi hahaha.
SIMPULAN
Gue bisa bilang, akhirnya nemu sunscreen cruelty-free yang cocok sama gue! Selama ini gue pakai yang nggak cruelty-free karena belum nemu yang cocok. Sering banget nemu sunscreen yang cruelty-free tapi nggak nyaman di kulit, bikin komedoan, atau bahkan jerawatan. Memang, nyari sunscreen yang cocok itu agak tricky mengingat formulasinya yang benar-benar berbeda di tiap brand. Pencarian sunscreen yang cocok bisa lama banget, ujung-ujungnya gue jadi beli sunscreen yang nggak cruelty-free, yang sebelumnya udah cocok banget sama kulit gue hikss. Makanya gue seneng banget pas nemu ada sunscreen cruelty-free yang cocok, dari local brand pula! <3
Kalau dari segi harga memang agak kurang pas sama budget gue. Karena gue sendiri biasanya membatasi budget sunscreen di bawah Rp 100.000, mengingat produk ini salah satu yang paling cepat habisnya sehingga harus dibeli berulang-ulang dalam kurun waktu yang singkat. Tapi untuk saat ini sepertinya akan repurchase Rose All Day Don't Forget Sunscreen dulu, kalau nanti gue nemu yang lebih affordable dan cruelty-free akan gue kabarin! Hihihi.
Terima kasih banyak sudah baca sampai habis, see you on my next post! ❤