2017 MAKEUP FAVORITES

Hello, guys! Belum terlambat kan, ya, untuk memposting 2017 Makeup Favorites?? Hahahah. Ya maap ya geng banyak alasan dah pokoknya tapi gue akan tetap berusaha untuk tetap update supaya blog ini nggak disarangin laba-laba #yaapa. Di tahun 2017 kemarin gue merasa lebih sering beli skincare ketimbang makeup, karena gue benar-benar fokus ngilangin jerawat dan bekas-bekasnya. Tapi tentunya gue juga mencoba beberapa produk makeup dan menemukan beberapa produk yang ternyata buwagus buwanget. Hanya saja nggak sebanyak tahun lalu, ya, hwehhe. Nggak seperti postingan yearly favorites tahun lalu, kali ini akan gue pisahkan postingan favorites kategori makeup dan skincare, biar nggak kebanyakan aja dan teman-teman nggak pusing bacanya. Kalau ada kesempatan gue usahakan untuk bikin 2018 Skincare Favorites, yaah.

Lihat juga: 2016 Beauty Favorites





1. The Ordinary High Adherence Silicone Primer


Ini gue baru coba sekitar bulan November, masih baru ya ahhaha. Jadi selama ini problem gue adalah ketika pakai makeup, complexion gue suka cracking bahkan cakey setelah beberapa jam. Nah, setelah gue pakai ini, gue ngerasa makeup gue fine-fine aja bahkan ketika mulai oily sekalipun. Cracking sih masih, tapi nggak heboh. Oil control mungkin hanya bertahan sekitar 3-4 jam, tapi nggak ngerusak makeup gue. Bahkan kalau gue keringetan pun makeup gue nggak geser. Seneng banget! Ni primer emang penyelamat makeup gue banget. Tapi mungkin ini lebih cocok dipakai untuk makeup sehari-hari, nggak bisa dipakai kalau buat acara-acara penting. Terus buat teman-teman yang nggak cocok sama silicone mungkin jangan pakai ini, karena teksturnya memang silicone banget, begitu juga aromanya (ya bisa dilihat lah ya dari nama produknya hahah). Gue pakai sedikit bisa dipakai ke seluruh wajah. Dia juga bikin tekstur kulit gue jadi lebih halus, walau nggak bisa menyamarkan pori-pori gue. Harganya juga tergolong murah, rata-rata online shop ngejual dengan harga di bawah IDR 200k.


2. Maybelline Fit Me Matte+Poreless Foundation - 228 Soft Tan


Mungkin banyak dari kalian yang sudah pernah membaca postingan 2016 Beauty Favorites gue, di sana gue juga menyebutkan foundation ini sebagai salah satu foundation favorit gue. Kesalahan gue di sana adalah sebenarnya gue baru coba sekali dan nggak gue jelasin lebih lengkap kenapa gue suka sama foundation ini. Gue juga kebetulan di tahun 2017 kemarin nggak terlalu eksplor produk foundation (yah well gue beli sih beberapa foundation tp nggak ada yang memuaskan hati gue wkwk) karena lagi fokus banget benerin kulit. Teruuuss di antara semua foundation yang sudah gue punya, Maybelline Fit Me Matte + Poreless inilah yang paling sering gue pakai. Sering banget malah. Warnanya pas buat kulit gue, medium coverage, semi-matte finish, dan awet banget di muka. Apalagi kalau dipadukan dengan primer The Ordinary High Adherence Silicon Primer, ini bener-bener kombinasi yang oke! Gue pernah pakai dari jam 10 pagi sampai sekitar jam 8 atau 9 malam, foundation ini masih nempel, cuy! Blush dan bronzer juga masih on ya walau agak pudar dikit, sih. Satu hal yang nggak gue suka hanya pada kemasannya yang nggak berupa pump, jadi nggak higienis dan susah kontrolnya pas ngeluarin produk. But overall I like it so much!


3. Maybelline Insta Age-Rewind Concealer


Ini gue cobanya pas pertama kali concealer ini muncul di Sociolla, tapi gue belinya di konternya sih hahaha mon maap anaknya nggak sabaran nunggu paket dateng ke rumah wkwk. Karena boooi ternyata harganya lebih murah dari harga di online shop! Gue udah penasaran sama produk ini sejak gue pertama kali kenal makeup, karena para beauty guru sepertinya nggak ada yang nggak pakai concealer ini di tutorial mereka saat itu. Daaan ternyata ini emang sebagus itu! Coverage sih medium ya, dan ini memang didesain untuk menutupi dark circle di area mata. Dia mudah sekali dibaurkan. Shade-nya yang medium ini agak kuning jadi nggak bikin abu-abu. Nggak creasing, mudah dipakai, dan mudah dibaurkan. Paling ya spons yang ada di kemasannya ini jadi agak kurang higienis aja, ya, dan tutupnya jangan sampai hilang, kalo ilang heu agak geli ya kalau langsung pakai sponsnya.


4. Catrice Healthy Look Mattifying Powder


Belakangan gue lagi senang banget pakai bedak transparan ketimbang bedak yang berwarna, karena kalau pakai foundation nggak bakal mengubah warna asli foundation yang kita pakai, dan nggak bikin cakey karena biasanya formulanya ringan banget. Kalau nggak pakai foundation pun makeup nggak bakal terlihat dempul. Nah si Catrice Healthy Look Mattifying Powder ini merupakan compact powder biasa dengan warna transparan, walau di produknya terlihat ada warna putih, pink, dan coklat muda. Selama ini problem gue saat mencoba bedak yang dibilang "transparan" adalah pada kenyataannya malah ngasih efek putih di muka gue. Namun produk ini enggak bikin putih sama sekali, dia juga tipis banget pas produknya diambil pakai kuas jadinya nggak bikin cakey. Nah karena pas produknya diambil pake kuas dan yang keambil dikit banget, terkadang gue nggak puas dan akhirnya gue ngambilnya berlebihan gitu. Makanya, gue baru pakai dua bulanan lebih udah hit pan wkwkwk. Entah karena emang produknya sedikit atau karena gue napsu ngambil produknya ya hahaha. Kalau urusan oil control sih dia tergolong biasa-biasa aja ya di kulit super oily gue, dibandingkan dengan "saudaranya" bernama Prime & Fine Mattifying Powder in Transparent yang oil control-nya bagus banget walau bikin kulit jadi kelihatan putih banget. Tapi gue suka banget sama finish-nya yang matte dan beneran bikin kulit kelihatan sehat tanpa terlihat cakey. Harganya juga terjangkau sekitar IDR 80k-an dibanding bedak transparan pada umumnya yang rata-rata di atas IDR 100k.


5. Innisfree Mineral No Sebum Loose Powder



Baru coba tahun kemarin saat Innisfree sudah ada di Indonesia. Ternyata, bedak ini sebagus itu, khususnya untuk kulit berminyak. Warnanya putih, agak ngasih white cast tapi nggak berlebihan, dan lama-lama bakal menyatu dengan warna kulit. Pakai sedikit bisa set ke banyak area wajah. Wanginya enak banget! Ya wanginya khas produk-produk Innisfree, lah, pokoknya hahaha. Oil control juaraa! Belom pernah gue nemu bedak sebagus itu ketahanan minyaknya. Kalau sudah mulai berminyak pun, bedaknya nggak luntur. Setelah di-blot rasanya kayak habis pakai bedak lagi. Kulit juga jadi terlihat halus. Dia nggak bikin makeup jadi cakey dan crack. Tapi sebelnya dia isinya dikit bwanget, jadi gue pakainya dieman-eman dah hahahah. Paling gue pakainya kalau hari itu gue lagi mau pergi seharian dan makeup harus on banget gitu. Di store Innisfree harganya nggak terlalu mahal. Cinta banget dah gua gilakk.


6. The Body Shop Honey Bronze Bronzing Powder - 04


Sebenarnya gue masih cinta sama bronzer Catrice karena dia murah sekali hahah, tapi berhubung kapan hari beberapa produk makeup The Body Shop lagi diskon, akhirnya gue beli juga sebab saat itu gue lagi kehabisan bronzer-nya Catrice yang mulai susah ditemukan wkwk. Pertama, wanginya enak banget boooi, rasanya pengen gue jilat ni bronzer. Packaging slim banget dan kokoh jadi enak dibawa-bawa, chubanget lagi bagian tutupnya ada pola-pola sarang lebah gitu. Pas baru beli juga si bronzer-nya ada emboss berbentuk sarang lebah juga. Gemetz! Warnanya pas banget buat skin tone gue, gelapnya pas dan warm-nya nggak berlebihan. Gampang juga dibaurkan. Teksturnya agak powdery tapi nggak ganggu. Pigmentasinya pas banget, dan mudah diambil warnanya saat pakai brush. Kalau si Catrice agak susah warnanya buat diambil pakai brush gatau dah ngapa kayak kudu diusrek-usrek dulu gitu brush-nya ke produk. Kalo bronzer The Body Shop ini malah sekitar dua kali usap ke produk aja udah bisa buat setengah parimeter luar wajah. Kurang apa lagi coba? Gimana w mau benci coba? Bronzer ini udah jadi andalan gue buat pergi-pergi, liat aja dah tu udah hit pan kemudian gue sedih karena gamau cepat-cepat habis wkwk.


7. PAC Contouring Kit



Ini gelaseh bagus banget, semuanya bagus. Dari cream contour, blush, dan powder contour-nya. Pigmentasi pas banget, kecuali blush-nya yang kudu hati-hati ya pakainya hahah lumayan pigmented soalnya. Cream contour + highlight -nya juga bagus banget, teksturnya creamy kayak butter(?), gampang diaplikasikan dan mudah di-blend. Warnanya juga cukup oke lah, walau ada beberapa yang agak terlalu warm.  Tapi masih bisa diselamatkan dengan contour powder-nya yang warna cokelat-nya netral. Gue lebih sering pakai blush dan contour powder-nya, sih, dan gue selalu suka sama hasil akhirnya. Tapii ya emang sih nggak praktis banget pakai palet begini buat dipakai sendiri. Emang cocoknya buat MUA karena lebih praktis, semua kebutuhan dekoratif wajah ada di satu palet.

Lihat juga: Review PAC Contouring Kit


8. Beauty Creations Angle Glow Highlighter Palette



Ini adalah penemuan yang membahagiakan karena hanya dengan IDR 100.000 gue bisa mendapatkan 4 warna highlighter yang super creamy dan super pigmented. Parah sik. Ditambah, gue baru tahu ternyata Beauty Creations ini merupakan cruelty-free brand! Yah walau banyak banget dari produk mereka yang menjiplak produk dari brand-brand high-end seperti ABH sampai Urban Decay. Tapi karena nggak 100% copy-paste jadi yaudah lah ya hahahaha~~ Warnanya bagus-bagus banget (mohon maap gue lupa fotoin isi produknya), di kemasannya ada cerminnya juga. Dia termasuk highlighter yang sangat intens, jadi cocok banget buat ke acara-acara formal. Paling gue nggak sukanya ada pada kemasannya yang terlalu bulky. Kurang tahan lama juga, tiap habis wudhu itu highlighter di muka bener-bener ilang entah ke mana. Tapi yaudah lah yah cepek ribu doang beb dapet 4 warna dengan pigmentasi juara, mau komplen apa? Wkwkwk.


9. NYX Born To Glow Liquid Illuminator - Gleam


Sempat coba di konter NYX Senayan City dan langsung sukaa woyyyy. Tapi nggak langsung beli sebab saat itu aku lagi mizkin. Akhirnya beli pas harbolnas kemarin dan gue mendapatkan produk ini dengan harga sekitar IDR 90k-an aja pemirsahhh. Pertama warnanya ituuu baguz bangeddd cocok buat skin tone gue, bikin keliatan glow from within gitu HAHAH. Warnanya kayak pinkish tapi ada gold-nya juga, apalah gue nggak bisa deskripsiin warna mon maap tapi beneran warnanya nggak berlebihan bebb. Gampang juga dibaurin, biasanya gue aplikasiin pakai kuas yang padat dan round gitu (gue pakai Zoeva 142) ke area yang mau dikasihin highlighter, terus dibaurin dikit dan di-blend lagi pakai jari biar lebih nyatu dengan kulit. Terus dia juga nggak patchy dan nggak bikin makeup rusak kalau diaplikasikan di atas kulit wajah yang sudah dibedakin. Gue pakai ini buat makeup sehari-hari karena hasilnya natural banget bebb. Cukup tahan lama juga. Kadang gue set lagi pakai highlighter-nya Beauty Creations biar lebih awet. Pokoknya saya suka syekaliiiiih.


10. NYX Tinted Eyebrow Mascara - black



Ini samaan nih belinya barenagn ama NYX Born To Glow Liquid Illuminator. Awalnya ragu sama warnanya takut terlalu gelap, ternyata warnanya pas banget beb buat warna alis gue, coklat tua keabu-abuan gitu. Praktis banget jadinya, kadang kalo lagi buru-buru gue pakai ini aja udah nggak pakai pensil alis lagi. Tapi kalo lagi niat mah gue pakai pensil alis dulu baru di-set pakai eyebrow mascara ini. Hasilnya cakep pisan wey nggak crunchy kayak eyebrow mascara merek drugstore yang pernah gue coba sebelumnya. Walau emang sih dia nggak begitu awet bikin rambut alis ke atas terus, dan kalau kena air dia memudar jadinya harus di-touch up. Tapiiii sejak gue punya eyebrow mascara ini, metode ngalis gue berubahhhh dan gue suka banget sama hasilnya. Oh iya dia juga bisa bikin fake hair stroke gitu dari sikatnya ke bagian alis yang bolong-bolong gitu. Bentuk sikatnya juga pas banget cuy nggak terlalu besar dan nggak terlalu kecil, jadi bisa menjangkau setiap helai rambut alis. Nggak menggumpal juga, wagelaseh gue seneng gela sama produk ini.


12. Urban Decay Naked Heat Palette


Sebuah kebahagiaan boi! Akhirnya gue bisa mencoba salah satu eye shadow palette dari high-end brand wkwk maapin w norak banget. Bukan soal brand-nya, sih, tapi karena kebanyakan orang-orang bilang high-end brand itu eye shadow-nya caem-caem makanya penasaran juga eyeshadow yang benar-benar bagus itu kayak apa. Pas si Naked Heat Palette ini launching gue udah kepengen banget banget banget banget karena color scheme-nya bikin w mabuk kepayang. Cakep-cakep bangettt!! Ditambah banyakan matte-nya yekan yaudadeh karena waktu itu kepengen banget akhirnya kuhabiskan uangku untuk membeli palet ini. RELA AQ MZ, RELA. Sempat galau juga tadinya mau ABH Modern Renaissance tapi entah kenapa hatiku memilih dhiya. DAN gue nggak nyesel sama sekali sebabbbb guys sebabbbb, dari kemasan aja nih omg keren banget! Tapi yak, tapi, dia bulky banget, gamungkin bakal gue bawa-bawa. Takut juga beb kalo jatoh bisa bikin gue menderita wkkwkw. Colour scheme veri veri byutipul, semuanya warm ah gelaseh ga paham lagi w. Teksturnya yang matte halus banget dan nggak terlalu powdery, sedangkan yang shimmer teksturnya creamy banget ohmayghat. Pigmentasi nggak usah ditanya dah, parah gue kaget banget. Gue terbiasa kalo ngambil pigmen eye shadow pakai kuas tuh pasti gue gosrek-gosrek jahat gitu, sedangkan Naked Heat, yaelah secuwil colekan manja saja pigmennya sudah cukup untuk pengaplikasian di seluruh kelopak mata. Eye shadow palette ini udah jadi my go to eye shadow palette kalo lagi mau pergi-pergi semi formal dan kalo lagi mau dandan niat, karena mau dipadukan kayak gimana aja nggak baka fail. Benar-benar bisa dipakai untuk mendapatkan look yang natural maupun bold. Ni gara-gara beli ginian gue jadi ketagihan eksplor eye shadow palette lainnya yang dibilang bagus sama masyarakat beauty enthusiast dan para maha beauty guru. Udah lah yak bisa panjang banget nih gue nggak bakal berhenti ngetik kalo ditanya bagusnya eye shadow palet ini wkwkwk.


13. Lavie Lash Falsies (Fleur & Bluebell) & Brush On Lash Adhesive


Tahun lalu merupakan awal-awal gue mencoba bulu mata palsu dan gue langsung bahagia banget ketika melihat efeknya. Karena ternyata bulu mata merupakan kunci dari makeup mata supaya terlihat "hidup". Mau look yang natural sampai yang bold sekalipun, kalau pakai bulu mata palsu bakal terlihat lebih maksimal dah. Tahun 2017 gue cukup banyak mengeksplor bulu mata palsu dari yang agak mahal sampai yang murah banget. Dari semua yang sudah gue coba, gue kembali "pulang" ke Lavie Lash. Yep, Lavie Lash adalah bulu mata palsu pertama yang gue coba dan tentunya gue langsung suka! Terutama untuk Fleur dan Bluebell. Yang ada di foto ini yang Fleur, jenis bulu mata yang messy gitu dengan bentuk makin ke ujung luar bulu matanya makin panjang, bikin mata jadi terlihat sexy cat eye gituu hahah. Bluebell nggak ada di foto karena gue belum beli lagi setelah dia (akhirnya) rusak karena keseringan dipakai hahaha. Bluebell paling gue suka karena dia bulu matanya lumayan panjang dan mudah sekali digunakan. Bluebell versi lebih panjangnya Fleur lah kalo bisa dibilang, hanya saja dia lebih "jarang-jarang" gitu bulu matanya dan gue suka banget sama modelan begituuu. Bagian tulangnya transparan jadinya super ringan dan nyaman di mata, dia juga lentur banget jadi gampang banget diatur bentuknya sehingga mudah sekali dipakai. Awet banget men, asal rajin dibersihin lemnya dari batangnya dan selalu taruh lagi yang rapi ke tempatnya. Di kemasan sih katanya cuman bisa dipakai 5 kali, tapi gue kayaknya udah 20 kali wahahahah karena sepertinya hampir setahun dah itu baru rusak. Harga sepasangnya makin hari makin mahal w sebel banget tapi emang worth sih soalnya yaaa bisa awet gitu yekan jadi gue kagak komplen dah. Tapi please please harganya jangan ampe IDR 50k karena w sedi banget ego nanti cinta gue berat di ongkos yekan udahlah yak plis jangan lebih mahal lagi WKWK.

Terusss gue juga mencoba lem bulu mata mereka sekalian karena banyak yang bilang Lavie Lash Brush On Lash Adhesive ini bagus banget. Bulu matanya sendiri sih emang udah bawa lem bawaan dan gue udah suka banget. Akhirnya beli yang full size pas kehabisan lem bulu mata wkwk. Aplikatornya enak banget dipakai, warnanya putih tapi nantinya lama-lama transparan, kok. Mereka jual juga yang warna hitam, btw. Teruss ini lem bulu mata emang bener-bener anti badai tornado, dah. Gue pake terus naek gojek pun itu ketiup angin kagak copot-copot ni bulu mata. Kalau pakainya kebanyakan bisa agak susah ngelepasnya beb. Gue lagi sering banget kejadian lem bulu mata kagak bersih-bersih dari kelopak mata soalnya. Udah pakai makeup remover yang oil based kek atau apa kek tetep aja masih ada yang tersisa. Mesti gue copot sendiri pake jari, lha kan jari w gede-gede bat, yak, wkwkwk. Tapi tetaplah gue cinta banget sama lem bulu mata ini sebab dia tahan lama banget!


14. ESQA Matte Lip Liquid - Berry Kiss & Mauve Nude


Pigmentasi oke, kemasan mewah, warna indah. Dua liquid lipstick ini sering banget gue pakai, terutama shade Mauvy Nude karena dia satu-satunya warna nude yang cocok di gue. Nggak bikin pucet, dan bisa menutup warna bibir gue yang belang ini dengan baik. Kalau yang Berry Kiss kalau lagi pengen tampilan yang agak bold, tapi dia nggak bold banget kok warnanya. Apalagi kalau mereka dicampur atau dibikin ombre, wagelaseh bagus banget. Teksturnya sedikit liquidy cenderung creamy (ya gimana lah tuh kalian bayanginnya yak), gampang banget dibaurkan. Yang bikin nggak nyamannya dia lumayan lengket pas proses mau kering, tapi it's ok sebab gue suka sama hasil akhirnya yang soft matte. Hanya sajaaa dia lama-lama lumayan bikin kering dan mempertegas garis bibir. Well itu selalu terjadi di gue kalau lagi pakai liquid lipstick manapun. Warnanya pas pertama di-swatch bakal lebih terang, pas udah nge-set warnanya bakal lebih muted. Cinta dah pokoknya mah.


15. Innisfree Eco Fruit Tint - cherry


Lip tint gue satu-satunya dan gue cintai sepenuh hati hahaha. Karena ternyata lip tint itu sangat multifungsi, cocok buat gue yang sering terburu-buru. Bisa langsung dipakai buat blush on dan tentu saja untuk perona bibir. Warnanya juga gue suka banget. Wanginya enak. Tekstur cair seperti lip tint pada umumnya. Dia juga nggak bikin bibir kering. Ini udah tinggal setengah saking seringnya gue pakai. Biasanya kalau lagi males dandan tapi kepengen mukanya kelihatan lebih segar, gue langsung ambil lip tint ini. Pokoknya penyelamat banget, dah!


16. Make Over Intense Matte Lip Cream - 020 Style


Finally, gue menemukan lip cream warna ungu vampy yang pigmentasinya oke, tekstur nyaman, formula juara, no patchy, dan mudah sekali digunakan. DAN, dia berasal dari MEREK LOKAL!!! Wagelasehhhhhhh. Gue sejujurnya jarang banget pakai ini sebenarnya hahahah tapi gue bahagia banget bisa menemukan lip cream vampy yang kualitasnya bagus! Mengingat penyakit dari gincu warna seperti ini biasanya formulanya kurang oke, tapi Make Over berhasil bikin formula yang keren. Gue udah bikin full review-nya, yaaa, silakan cek aja biar puas hehehe.

Baca juga: Review Make Over Intense Matte Lip Cream - 020 Style


17. Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick - 021 Oxford


Kalo dari segi formula, baik pigmentasi, tekstur, dan awetnya, gausah ditanya, ya. Bagus banget ajegile. Very smooth and glides on sooo easily. Creamy banget dan gampang dibaurkan. Tapi dari semua warna, kenapa gue suka yang 021 Oxford? Sebab ini adalah warna cokelat favorit gua. Dari semua lipstik coklat yang sudah gue punya, 021 Oxford ini coklatnya terbaeeekkk. Deep brown yang netral banget, nggak terlalu warm dan nggak terlalu cool, pas dah! Jadinya nggak bikin kulit kelihatan pucat, malah jadinya bagus banget gue suka wooooyy. Andai lip cream-nya ada yang warnanya kayak begini pasti gua beli dah hahaha. Review lengkap monggo cek postingan gue yaa sudah gue review bersama shade terbaru Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick lainnya.

Baca juga: Review Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick New Shades! - 020, 021, 025, 026.


18. Make Over Creamy Lust Lipstick - Clover Haze


Waktu itu beli ini karena gue kangen pakai lipstik bullet biasa dengan hasil akhir creamy-creamy gitu, ya seperti classic lipstick pada umumnya dah. Dan gue dulu pernah beli seri Creamy Lust ini pas pertama kali mencoba brand Make Over. Karena sudah tahu formulanya bagus, pigmentasi oke, dan teksturnya nyaman banget, makanya gue nggak ragu buat membeli. Gue beli warna Clover Haze karena lagi kepengen punya lipstik natural sebab di meja rias gue ternyata gincu gue sebagian besar warnanya bold hwahaha. Pas coba di konter gue langsung suka sama shade Clover Haze ini karena warnanya cokelat pinkish-nude gitu, bagus banget! Bikin bibir kelihatan sehat aja gitu. Gue pakai ini hampir setiap hari karena nggak ribet aja gitu pakainya. Kemasannya juga keren banget, kokoh gitu. Malah lebih kokoh dari Ultra Hi-Matte Lipstick-nya. Pokoknya ini lipstik harus selalu ada di makeup pouch gue dah.


Oke geeenggss maaf kalau postingannya jadi kepanjangan hehehe. Semoga bermanfaat, ya! Dan semogaa di tahun 2018 ini akan menjadi tahun yang baik untuk kita semua :)

Btw, dari produk-produk di atas, ada produk yang kalian suka juga nggak di tahun 2017? Share di kolom komentar, ya! :D

12 comments

  1. Gila, ini ratjun semua. Rasanya aku mau beli semuanya. Hihi

    Mau cobain concealer maybelline, mau cobain bedak catrice itu, lipstick make over, mau cobain highlighter juga. Dudududuu ku kudu menabung ini 😂

    www.rima-angel.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hwahahaha maapin akuuh xD waduwaduh banyak banget nih yang mau dicoba wkwk moga kebeli ya kak Rimaa :D

      Delete
  2. Aku jg suka pake foundienya Maybelline yg fit me. Tapi di kamu oxidize gak sih foundienya?^^

    apaceritatami.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oxi sedikiiit banget, nggak terlalu masalah sih di aku hehehe

      Delete
  3. Setuju, ini racun bangeeet. Aku juga jadi pengen beli beberapa rekomendasinya. Soalnya harganya pun masih masuk budget aku.

    Aku baru tau juga age rewind nya Maybelline udah ada di counter yaa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHA MAAPIN YAKK xD Iya sudah ada di konter Maybelline, Lia. Mampir-mampir dah heheheh.

      Delete
  4. Wagelaseeeehhhh gua jadi keikut kena racun.

    *sumpah, bahasa elu jadi gue ikut2in wkwk*

    Catrice dan Innisfree sih yang jadi duo racun. Ah kzl.


    tulisandarihatikecilku.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. WKWKWK gue juga bahasanya jadi begini gara-gara keseringan nontonin ig story Sara Robert xD BELI BURUAN BIAR SEMBUH DARI RACUN WKWKWK

      Delete
  5. Jadi pengen coba bedak catrice. Selama ini baru cobain primernya. Terus baca post ini kok bedaknya boleh juga. Pankapan ah coba~~

    kaniarda.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan bagus kok bedak-bedaknya Catrice, terjangkau lagi hihiy~~

      Delete
  6. Pengen nyoba innisfree eco fruit tint tapi takut pas dipake jadinya pada ngumpul ditengah2 bibir. tapi setelah baca ini jadi kepengen beli :p

    http://waynblog.blogspot.co.id

    ReplyDelete

Instagram

magellanictivity. Theme by STS.