Epic Movie is Epic

Maap bro sis, baru sempet ngeblog. Seminggu ini gue pergi terus, dan pas pulang bepergian selalu capek.


Ada yang udah nonton film animasi Epic? Nih baca aja di sini untuk sinopsisnya. Di sini gue hanya memberi kelebihan dan kekurangan film ini menurut penglihatan gue.



KELEBIHAN
Animasinya cukup bagus, walau gerakan bibirnya belum sekeren Despicable Me. Pesannya dapet banget, yaitu jangan meremehkan hal kecil dan kita harus menjaga keseimbangan ekosistem. Ya kira-kira begtulah pesan yang gue tangkep. Secara cerita cukup sederhana tapi bagus. Cocok banget ngajak anak-anak untuk nonton film ini. Inget ya, anak-anak, bukan bayi. Cerita dikit nih, waktu gue nonton film ini, ada penonton lain membawa seorang anak DAN anak bayi. Ingat sodara-sodara, bayi yang berumur di bawah 3 tahun sangat tidak cocok dibawa ke bioskop. Karena suaranya yang sangat keras akan sangat mengganggu pendengarannya, DAN mengganggu penonton lain karena dia akan menangis histeris dan teriak-teriak ga penting. Jadi tolong jangan bawa bayi anda ke bioskop. Terima kasih.

ngambil dari Tumblr

KEKURANGAN
Gerakan animasinya kurang mantep. Untuk yang penontonnya anak-anak, kata-kata di dialognya terlalu berat.

Karena film ini sepertinya memang dikhususkan untuk anak-anak, jadi menurut gue film ini keren banget. Ceritanya hampir mirip sama novelnya Dewi Lestari, yang Partikel. Hampir mirip, gak mirip banget. Kurang lebih lah, cuman bedanya kalo di Partikel si Zarah seneng sama penelitian bapaknya, kalo di Epic si MK (nama panggilan Mary Katherine) malah ga suka sama kelakuan bapaknya yang freak terhadap kehidupan hutan. Berhubung gue penyuka makhluk hidup (tumbuhan dan hewan), makanya gue suka banget sama film ini.

Penasaran? Yuk nonton filmnya~ :D

Post a Comment

Instagram

magellanictivity. Theme by STS.