Hari terakhir di Jogja. Tak terasa, waktu cepat berlalu. Padahal masih pengen jalan-jalan. Tapi apa boleh buat, harus ngikutin sesuai jadwal (dan sesuai biaya juga tentunya).
Thankyou so much to Hotel Galuh for a great services! I love this hotel :)
Tapi ga langsung pulang kok! Kami pergi ke Candi Prambanan dulu. Setelahnya baru deh perjalanan ke Jakarta. Di Candi Prambanan ini tidak berbeda dengan suasana Candi Borobudur: bersih, rapi, dan nyaman. enak buat foto-foto, dan menyegarkan mata. Ditambah cuaca yang sangat cerah membuatku tidak kesulitan untuk mengambil gambar banyak-banyak!
Kalau mau ke Candi, kita harus mengenakan sebuah sarung khusus. Kurang tahu apa tujuannya, mungkin buat membedakan antara pengunjung dengan petugas yang ada di sana kali ya..
Pemandangan candi Prambanan? Klik read more!
Beberapa langkah dari tempat peminjaman sarung, Candi Prambanannya mulai terlihat. Entah kenapa gue kagum banget lihat bangunan ini. Merinding gitu..
Bangunan ini sama megahnya, dan sama menakjubkannya (in my opinion). Gue baru pertama kali mengunjungi candi Prambanan. Entah kenapa, gue takjub banget, sampe terharu gitu pas lagi di sana. Mungkin karena gue muter-muter daerah candi Prambanan ini sendirian, tanpa temen-temen. Namanya juga tukang foto, butuh sendirian. Ga enak kalo sambil ditungguin gitu. Jadi gue suka merenungkan sendiri dan merinding sendiri berada di sekitar candi. Pokoknya gue amazed banget deh!
Agak sedih ngeliat para fotografer keliling yang mulai gak laku karena teknologi yang semakin maju. Tapi sepertinya mereka masih bisa mendapatkan seseorang yang membutuhkan jasanya, bagi orang yang belum mempunyai kamera. Semoga mereka masih dibutuhkan jasanya ya! :)
Setelah melalui pintu untuk keluar, terdapat tempat yang isinya rumput dan batu-batu. Di situ ada banyak sekali kupu-kupu. Banyaknya sudah seperti laron yang beterbangan di dekat lampu. Cakep banget! Pemandangan yang sangat langka di Jakarta. Gue udah ga pernah lihat lagi yang kayak beginian.
Gue pun berusaha untuk mengabadikan tempat ini. Cukup sulit karena kupu-kupunya lagi nyari bunga untuk diminum madunya. Terbang-terbang mulu! Apalagi gue cuman pake kamera digital biasa, yang susah mencari titik fokus dengan benar. Terlebih untuk objek yang mudah bergerak seperti ini. Tapi akhirnya gue mendapatkan gambar dengan lebih baik!
By the way, saat gue berusaha memotret kupu-kupu ini, gue menjadi pusat perhatian orang-orang. Mungkin aneh bagi mereka, karena gue sendirian di tempat yang sepi, di tengah batu-batu dan rumput. Bisa jadi mereka anggep gue gila, karena saat itu gue sendirian. Bodo amat. Gue gak peduli dengan pikiran orang-orang yang menatapku penuh dengan rasa aneh dan curiga.
Terussss malem-malem kita mampir dulu di restoran buat makan malem.
Mirra in the Magic Box. some fun thing from the Restaurant.
birthday surprise from the restaurant for Erkania. a bit weird, i think.
Bosan, akhirnya foto-foto ga jelas gini deh. Yaudahlah.
from left: Brevi, Arif, Yodamas
and this is the end of the journey. thankyou so much for all my lovely friends who in the same bus with me. it was fun and i will never forget about our journey. i love you all!! :D
Post a Comment